Lautan Manusia Padati Malam Puncak Hari Jadi Kota Pangkalpinang
Wali Kota Molen berharap semua lapisan masyarakat dapat menjaga kondusivitas serta keharmonisan di Kota Pangkalpinang, kota dengan julukan sebagai Kota Beribu Senyuman.
Pada kesempatan tersebut ia juga meminta maaf kepada masyarakat Kota Pangkalpinang jika selama kepemimpinannya sebagai Wali Kota Pangkalpinang di periode pertama ini terdapat khilaf dan salah.
“Saya dan keluarga sampaikan permohonan maaf jika dalam menjalan roda pemerintahan di Kota Pangkalpinang memiliki khilaf dan salah, tentu saja saya sebagai manusia biasa tak luput dari salah. Dari hati kami sampaikan permohonan maaf, semoga Allah SWT mengizinkan kita untuk kembali berjodoh, bersama-sama lagi membangun Kota Pangkalpinang,” ujar Molen.
Wako Molen mengungkapkan kepuasannya, di akhir masa jabatan akhirnya Kota Pangkalpinang terus mengalami kemajuan dan memiliki Masjid Agung bahkan dinamai sebagai Masjid Agung Qubah Timah agar menjadi ikon Bangka Belitung sebagai pulau timah yang telah dieksploitasi sejak dahulu.
“Alhamdulillah, kerisauan saya selama ini Kota Pangkalpinang belum memiliki Masjid Agung sekarang dapat terjawab. Kota Pangkalpinang harus menjadi kota yang sejahtera, nyaman, unggul dan makmur sebagai cita-cita kita bersama,” kata Molen. (Abrill).

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.