“Hati-hati kalian yang tidak hanya 20-30 orang, jangan kalian rusak masyarakat Babel yang baik ini karena apa yang kalian lakukan akan kembali ke kalian. Jika kita terlalu zalim, maka kalian akan berhadapan dengan Tuhan bukan lagi dengan manusia,” ujarnya.

Suganda juga menegaskan bahwa jabatan Pj Gubernur Babel yang Ia dapatkan hanyalah sementara dan Ia tidak pernah melamar dan meminta untuk mendapat jabatan tersebut karena itu hanya sampingan saja.

Dirinya masih sebagai sekretaris jenderal Ombudsman RI dan masih tergolong Pejabat Eselon IA di Kementrian Lembaga tersebut.

“Ini saya sampaikan karena siang ini ada pelantikan Pj Gubernur baru yang akan menggantikan saya. Apa yang saya alami jangan dialami Pj yang baru. Mari ASN dukung penuh Pj Gubernur yang baru ini, jangan mau diprovokasi dan dipecah belah hanya karena kepentingan satu orang yang gila jabatan,” ujarnya.

Baca Juga  PWI Babel Pilih Tak Masuk Pengurus Pusat, Boy: Kita Tetap Patuh pada Ketum Zulmansyah Sekedang

Pj Gubernur Suganda mengakui bahwa dirinya sebagai manusia tentunya sangat kecewa, sakit hati dan marah. Namun dirinya tidak punya hak membalas karena dirinya hanya manusia biasa yang tidak berhak melakukan pembalasan.

“Saya menangis dan sedih karena Babel adalah tempat yang sangat nyaman dan saya yakin kalau ini dikelola dengan bagus maka akan jadi provinsi yang luar biasa di Indonesia. Itu visi misi saya,” tutupnya.