“Saya hanya berusaha bagaimana good governance itu diterapkan di Pemprov Babel ini, karena Saya hanya ingin membuat Babel sejahtera meski waktu saya terbatas dan tidak bisa saya paksaan karena segala sesuatu ada waktunya dan rencana tuhan itu sangat indah,” ujarnya.

Suganda menambahkan, selama 8 bulan dirinya di sini, Ia tidak pernah melakukan apapun yang melanggar secara etika dan tidak pernah melanggar hukum. Oleh karena itu dirinya meminta maaf jika tidak bisa memenuhi keinginan beberapa pihak yang tidak sesuai aturan dan yang melanggar etika.

“Kalau saya mau mengumpulkan Rp 20-30 miliar dalam 8 bulan ini bisa saja, tapi tidak saya lakukan. Saya mohon maaf jika ada kata dan tingkah laku saya yang tidak kalian senang,” tutupnya.*

Baca Juga  PWI Babel Berduka, Ketua Caretaker Bangka Tengah Tutup Usia