GM PLN Babel, Muhammad Munief Budiman mengatakan, atas kejadian ini, kebutuhan listrik di Pulau Bangka mengalami defisit sebesar 29,98 MW, sehingga PLN Babel melakukan manajemen beban untuk kebutuhan pelanggan yang akan dilakukan estimasi sekitar 10 hari kedepan.

Saat ini petugas PLN di lapangan terus berusaha untuk melakukan pemulihan.

“Untuk meminimalisir dampak pemadaman akibat berkurangnya pasokan daya listrik, PLN langsung mengoperasikan mesin pembangkit secara terpisah (tidak tersambung) dengan sistem kelistrikan Sumatera,” kata Munief.

PLN juga terus berkoordinasi dengan stakeholder dan seluruh masyarakat untuk menginformasikan progress pemulihan yang dilakukan.

Baca Juga  Semarak Pemilihan Duta Bahasa Babel 2024, Berikut Daftar Pemenangnya