PT Timah Tbk juga melakukan rehabilitasi mangrove bersama kelompok masyarakat, pemuda, akademisi dan kelompok nelayan. Hal ini sebagai upaya untuk mencegah abrasi dan menjaga ekosistem pesisir.

Selain melakukan penanaman mangrove, PT Timah Tbk juga melaksanakan sejumlah aksi nyata untuk mendukung program NZE 2060 mendatang seperti pemanfaatan energi terbarukan untuk penunjang kegiatan operasional.

Selain itu, PT Timah Tbk juga berupaya untuk melakukan peningkatan intensitas dan persentase stok karbon dari penanaman lahan bekas tambang dengan spesies tanaman yang tingkat serapan C02 yang tinggi, tanaman endemik dan fast growing dan peningkatan intensitas dan persentase stok karbon dari penanaman rehabilitasi DAS.

Komitmen PT Timah Tbk dalam melaksanakan penanaman mangrove ini juga diapresiasiKepala Dinas Lingkungan Hidup Bangka Barat, Syafriadi Chandra. Dia mengatakan, melalui kegiatan penanaman mangrove yang dilaksanakan bersama masyarakat memberikan manfaat bagi lingkungan.

Baca Juga  Nambang di Beriga, PT Timah akan Kembangkan Pola Kemitraan Masyarakat Lewat BUMDes

“Dengan adanya pohon mangrove ini sangat penting sekali terhadap ekosistem di dalammnya, melindungi dari abrasi di pantai, selain itu pohon mangrove ini penyerap CO2 dan mengeluarkan oksigen, artinya ini sangat bermafaat sekali untuk dekarbonisasi dan kami sangat mengapresiasi PT Timah yang terus berkomitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan,” katanya. (*)