Tiga Hari Hilang, Petani di Desa Mendo Barat Ditemukan Tewas di Parit Kebun Sawit
Sekitar pukul 09.30 WIB dirinya tampak oleh warga sedang berjalan kaki menuju arah selatan dengan jarak 1.5 Km.
“Dari keterangan saksi, korban berjalan kaki sambil memegang sandal, di kepalanya terpasang alat penerangan, tidak menggunakan alas kaki dan tidak menggunakan tongkat yang sering ia pakai,” jelas Iptu Defriansyah.
Sekitar pukul 10.00 WIB korban belum juga tiba di rumahnya. Biasanya Mang Bruhel sudah berada di rumah usai pulang dari kebun.
Keluarga Mang Bruhel sempat meminta bantuan warga untuk mencari keberadaannya di sekitar areal perkebunan namun pencarian korban hari itu belum mendapatkan hasil.
Selasa (14/11/2023) pukul 10.00 WIB ditemukan pakaian korban dan alat alat kebun Mang Bruhel di Kebun Sawit Limbong, Desa Mendo.
Rabu (15/11/2023) sekitar pukul 08.30 WIB warga menemukan keberadaan korban Bandar Parit Kebun Sawit Warga di Dusun Limbong Desa Mendo sejauh 1.5 meter dalam posisi tengkurap dan terapung di air mengenakan celana dalam.
Mendapat kabar keberadaan Mang Bruhel ditemukan, Bhabinkamtibmas Desa Mendo bersama warga langsung mengevakuasi korban.
Jasad Mang Bruhel langsung dilarikan ke rumah keluarganya untuk diurus dan dimakamkan.
Kata Kapolsek Mendo Barat, Iptu Defriansyah pihak keluarga sudah mengikhlaskan kematian Korban dan tidak bersedia dilakukan otopsi.
“Pihak Keluarga ikhlas atas kejadian tersebut dan tidak akan memperpanjang kejadian tersebut dan pihak keluarga tidak akan melakukan otopsi terhadap mayat sdra Rustam Als Mang Bruhel tersebut,” terang Defriansyah.(east)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.