Khalayak di Pekanbaru dan Bangkinang serta para persaing di Porwil XI boleh saja kaget atau kagum dengan kontingen Bangka Belitung.

Misalnya saja ketika kami berbelanja di pasar, begitu mengetahui bahwa ada kontingen Bangka Belitung seorang pedagang bertanya bagaimana mungkin Bangka Belitung bisa mengalahkan provinsi besar seperti Sumatera Barat, Lampung dan Sumatera Selatan?

Di balik itu semua tantangan prestasi olahraga Bangka Belitung masih cukup sulit.

Pertanyaannya, apakah tahun depan ketika PON XXI digelar bersama di Aceh dan Sumatera Utara?

Mampukah provinsi Bangka Belitung memperbaiki rankingnya?

PON terakhir di Papua Bangka Belitung menduduki urutan nomor tiga dari belakang alias urutan ke 31.

Baca Juga  Siapa pun Bisa Menulis

Untuk saat ini Atletik merupakan cabang andalan Bangka Belitung.

Lebih 80 persen medali di Porwil XI didapat di atletik.

Hanya saja diperlukan penajaman waktu dan catatan agar lebih mampu berkiprah di tingkat nasional.

Terdapat sekitar 4-5 atlet yang diperkiraan mampu bersaing di level nasional.

Sedangkan Renang dikuasai oleh tuan rumah.

Mereka merebut 23 emas yang dipertandingkan.

Sementara Wushu didominasi Jambi. Nampaknya masing-masing daerah memiliki cabor andalan.

Renang membuat catatan baru dengan meraih 3 medali emas untuk Bangka Belitung.

Sedangkan Catur menyumbang 1 emas
Apakah cabang lain yang menjadi andalan Bangka Belitung akan mampu bersaing di luar Sumatera?

Terlepas dari semua itu yang jelas para atlet telah mempersembahkan kado indah buat ulang tahun provinsi yang akan diperingati 21 November ini.

Baca Juga  Menelisik Unsur Asas Praduga Tidak Bersalah dalam Hukum Acara Perdata

Tugas kita semua selanjutnya membuat iklim kondusif agar prestasi para atlet bisa terus ditingkatkan.

Tahun depan semoga masyarakat Bangka Belitung bisa menyaksikan atlet-atletnya tak hanya mampu berkilau di Riau tetapi juga di nusantara…amin.

Yan Megawandi