Ia menjelaskan, Putra Madura Keposang berhasil bersaing dengan 300 peserta se-Basel dan berhasil meraih juara pertama piala bergilir.

Festival perdana mendapat respon antusias warga hingga pesertanya memang di luar prediksi.

“Kegiatan ini juga baru selesai dilaksanakan selama sepekan, mengingat sudah mulai memasuki musim penghujan jadi rencana awal selama 3 hari selesai tapi ini jadi sepekan baru selesai,” ungkapnya.

Sutha mengungkapkan rencananya festival ini akan rutin diselenggarakan setiap tahunya, karena memang pecinta layang – layang ini lumayan banyak di Basel.

“Selamat kepada Putra Madura Keposang menjadi juara pertama, dan semoga semakin mempererat persatuan serta kekompakan para pemuda di Desa Rias khususnya dan Bangka Selatan umumnya,” tutupnya Sutha.

Baca Juga  Parah, 2 Laptop Milik Saudara Kandung Disikat, Pria di Toboali Diciduk Polres Basel