Rektor Unmuh Babel Kritik Pedas Pejabat PLN, Fadillah: Seperti Hilang Nurani
“Setahu saya, dulu sempat akan diresmikan oleh kementerian, tapi keburu towernya tumbang. Dan puncaknya awal puasa 2023 kemarin, di situ saya sudah meminta penjelasan pak GM PLN Babel apa yang menjadi persoalannya,” katanya.
Ia meminta, agar hal ini harus menjadi perhatian perusahaan PLN Bangka Belitung, karena ini sangat-sangat menggangu kenyamanan, baik itu dunia investasi, industri, pendidikan maupun rumah tangga.
“Semalam itu dua jam lebih mati lampunya ketika saya sedang mengajar. Oleh karena itu, permasalahan yang harus dikritisi ini adalah apakah kebijakan PLN dengan membuat konektivitas jaringan Sumatera-Bangka sudah dipertimbangkan dengan matang, sehingga meniadakan cadangan. Pak GM kemarin sudah berpikir ingin tetap membuat kembali sebagai cadangan jika terjadi hal seperti ini ,” tandasnya.
Selain itu, akademisi ini juga mendesak, agar PLN menjelaskan kepada masyarakat apa yang menjadi penyebab hal ini terus-terusan terjadi, jangan sampai terkesan ada yang ditutup-tutupi.
“Harus ada solusi yang komprehensif dan jangka panjang, karena ini sudah bertahun-tahun permasalahan kelistrikan kita yang tidak selesai-selesai. Dan ini juga sangat menggangu dunia investasi dan pembangunan di Bangka Belitung. Karena listrik merupakan suatu yang sangat penting,” tegasnya.
“Berikan penjelasan yang jelas kepada masyarakat, dan harus berani mengatakan bahwa energi listrik kita ini cukup apa tidak sebenarnya, jangan ngomongnya sudah over tapi masih juga. Dan yang paling miris itu ketika orang lain dimatikan lampunya dipusat kota itu ada keramaian, ada pesta rakyat, nah pertanyaannya kok bisa, meskinya itu kan tidak seperti itu, kita jaga perasaan masyarakat kita dong,” tambahnya.
Kata Fadillah, hari ini PLN sudah memonopoli kelistrikan di Indonesia, karena tidak ada lagi saingan bisnis, namun hal demikan juga masih tetap terjadi.
“Masyarakat tidak pernah tidak membayar, apalagi sudah pakai token, tidak beli token tidak berlistrik. Padahal begitu banyak subsidi untuk rumah tangga. Saya minta teman- teman di PLN, cobalah berpikir yang strategis dan solutif jangka panjang, karena kalau tidak dikelola dengan managerial baik, saya pikir kepercayaan masyarakat akan terus tergerus,” tutupnya.(east/ril)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.