Kemudian mendekatkan pelayanan kesehatan melalui jejaring hingga tingkat desa dan dusun, termasuk untuk memperkuat promosi dan pencegahan yaitu melalui deteksi dan screening penyakit.

“Kemudian memperkuat pemantauan wilayah melalui digitalisasi dan pemantauan melalui dashboard situasi kesehatan perdesaan dan kelurahan,”terang Mantan Kadinkes Kabupaten Bangka ini.

Kepala Puskesmas Kenanga, Eddiar Handani mengatakan dengan perubahan signifikan terutama terkait jenis pelayanan setelah disesuaikan dengan siklus hidup yang terbagi dalam 5 klaster.

“Kalau dulu itu ada layanan BP atau layanan KIA. Sekarang diubah, dengan adanya integrasi layanan primer pelayanan menjadi layanan berdasarkan siklus hidup, di mana ada lima kluster yang dilayani di Puskesmas ILP,” ujarnya.

Lima klaster tersebut meliputi manajemen, layanan kesehatan untuk ibu hamil, bayi, balita, dan remaja, layanan untuk usia dewasa hingga lanjut usia, serta penanggulangan penyakit menular, dan juga terdapat lintas kluster. (East)

Baca Juga  Keberangkatan 7 Kuota Cadangan Calhaj Bangka Masih Menunggu Keputusan Pusat