“Beberapa travel agent yang hadir memiliki pangsa pasar wisatawan dari ASEAN, Asia dan Eropa,” kata Prima.

Salah satu sellers, Diardi mengatakan kegiatan ini menjadi ajang yang positif bagi para pelaku industri pariwisata Pulau Belitung karena memiliki kesempatan untuk mengenalkan dan memasarkan ragam paket wisata kepada calon wisatawan.

“Promosi yang terus-menerus seperti melalui pertemuan bisnis ini, dapat menggairahkan potensi dan dinamika industri pariwisata Kepulauan Bangka Belitung, dan saya berharap bisa rutin digelar setiap tahun,” harap Diardi.

Sementara itu, Andine dari Trevatrips menyatakan bahwa ajang ini bermanfaat menjadi tempat silaturahmi dan menjalin komunikasi antara pelaku pariwisata di Indonesia, serta menjadi wadah untuk masyarakat dan wisatawan agar mengetahui keunggulan dan kondisi terkini pariwisata Kepulauan Bangka Belitung.

Baca Juga  Eddy Iskandar: Tim Pansus DPRD Babel akan Selesaikan Tiga Raperda

“Kami juga jadi lebih mengetahui, ternyata Kepulauan Bangka Belitung tidak hanya terkenal dan unggul di wisata pantainya, tetapi juga menjadi tempat satwa liar endemik yang tentu saja menawarkan keunikan pengalaman berwisata. Tentu hal ini, akan saya sampaikan kepada wisatawan saya ketika saya menjual paket wisata,” jelasnya.

Travel agent yang hadir sekitar 25 agent antara lain Trevatrips, Orchid Tour, Indiana Tour, Livana Travel, Nice Holiday, Salsabila Tour. Travel-travel agent ini tergabung beberapa asoiasi pariwisata seperti ASATI, ASTINDO.**