“Nah itu kita sosialisasikan kepada masyarakat kita ajak edukasi masyarakat untuk mengenal. Karena titik kerawanan di kita semua, bagaimana kita memberikan edukasi dan literasi kepada masyarakat,” terang dia.

Selain itu Bank Indonesia Babel, juga membuka laporan pengaduan masyarakat terkait uang palsu ini.

“Iya silakan, misal ada keraguan ciri-ciri uang palsu, silahkan datang ke BI, bisa datang ke Bank, bisa datang ke kepolisian,” pungkasnya.

Baca Juga  Dua Hari Dilanda Hujan, Desa Sinar Manik Terendam Banjir