Tahun Ini, 8 Puskesmas di Bangka Barat Ditargetkan Sandang Akreditasi
“Jadi ada empat hal yang dibedah dan dinilai tim surveyor di dalam akreditasi ini. Pertama preventif atau upaya-upaya dalam pencegahan DBD, berbagai macam penyakit. Terus ada promotif atau giat penyuluhan dan sosialisasi ke lapangan,” katanya.
Kemudian ada kuratif atau pengobatan yang dilakukan tim medis puskesmas serta yang terakhir rehabilitatif. Hal ini adalah upaya puskesmas memberikan edukasi kepada pasien yang sudah melaksanakan pengobatan untuk tidak sembarangan melakukan kegiatan.
“Bisa juga dengan meminta kontrol ke mereka tempat di mana dia ke faskes berobat atau dia melakukan edukasi untuk jangka panjang. Ini untuk pasien yang sudah mengalami sembuh dari sakit namun masuk lingkar rehabilitasi atau pasca rawat,” jelasnya.
Semua aspek-aspek ini menjadi suatu hal yang mendasar dalam penilaian akreditasi. Ia berharap, 8 puskesmas ini dapat meraih penilaian maksimal sehingga status akreditasi tersebut bisa disandang sehingga berdampak peningkatan pelayanan ke masyarakat.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.