Bahkan nama terakhir itu nyaris melakukan gol bunuh diri ketika laga memasuki menit ke-13 akibat mendapat tekanan dari Patrick Reichelt, tetapi Ernando Ari berhasil melakukan penyelamatan.

Gawang Ernando Ari akhirnya kebobolan juga dan membuat pendukung lawan bersorak di menit ke-24 oleh Patrick Reichelt. Pemain itu berhasil mencuri bola dari kaki Jordi Amat, dan melepaskan umpan terobosan yang diselesaikan Reichelt dengan baik, sehingga membawa anak asuh Michael Weiss unggul di babak pertama.

Performa Indonesia lebih baik di babak kedua dengan masuknya Pratama Arhan, dan selanjutnya Witan Sulaeman. Meningkatnya penampilan timnas senior ini membuat Filipina tidak bisa leluasa seperti di babak pertama.

Baca Juga  Sempat Nyaris Pisah Syahnaz Justru Makin Romantis Bersama Jeje Govinda

Upaya Asnawi Mangkualam Bahar dan kawan-kawan untuk menyamakan kedudukan membuahkan hasil di menit ke-70. Ricky Kambuaya melakukan aksi individu yang dilanjutkan dengan umpan kepada Saddil Ramdani. Bintang klub Malaysia Sabah FC ini pun melepaskan tendangan yang membuat bola tidak bisa dijangkau Neil Etheridge.

Sepuluh menit menjelang laga berakhir, Indonesia kembali berada di bawah tekanan Filipina. Meski mendapatkan sejumlah peluang, Filipina tidak berhasil menjebol gawang skuad Garuda, sehingga laga ditutup dengan skor imbang.(Dilansir dari PSSI.org)