Menanggapi hal itu, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Babar Heryandi berujar telah menerima laporan terkait kondisi ruas jalan di Dusun Langgam itu. Untuk itu, ia mengaku akan melakukan kroscek data terlebih dahulu.

“Saya lupa datanya masuk di kegiatan induk 2024 atau tidak, yang jelas setiap tahun itu selalu kita usulkan seperti di tahun 2022 kemarin untuk tahun 2023 ini. Kebetulan saya juga sedang di luar ini, namun kalau pun tidak masuk, itu akan coba kita usulkan di ABT 2024,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Seizin Kadis PUPR Babar Novianto, dia mengatakan dari data yang berhasil pihaknya terima bahwa kondisi ruas jalan di Dusun Langgam itu memang saat ini masih berupa tanah puru saja. Dengan panjang sekitar 1,5 Km dan untuk dibangun aspal memerlukan dana senilai Rp4,5 miliar.

Baca Juga  Resmi Disepakati, APBD Perubahan Babar 2025 Ditargetkan Tembus Rp1,056 Triliun

“Kalau dengan jarak sekitar 1,5 kilo itu, idealnya dana yang dibutuhkan sekitar 4,5 miliar untuk dibangun aspal. Tetap kami perjuangkan dan kita usulkan ini, semoga nanti masuk prioritas, kalau tidak bisa di anggaran induk, kita coba di ABT 2024,” pungkas Heryandi.