Pendataan yang dilakukan nantinya akan terintegrasi dengan semua data 7 kabupaten/kota di Provinsi Babel dan dapat dikenali by name by address, by location, by picture, dan by programme.

“Saya belajar dari cara mereka di daerah yang sukses, tidak one man show, tapi semua bekerja, semua orang mengerti visi-misi apa yang harus kita kerjakan. Jadi, saya tidak menjanjikan yang muluk-muluk, saya akan mengerjakan apa yang bisa saya kerjakan setahun ini,” katanya.

Begitu pula soal kondusifitas menjelang Pemilu 2024. Dalam menjalankan kepemimpinannya di Pemprov Kepulauan Babel, Safrizal menegaskan tidak ada tekanan, terlebih kepentingan pribadi sehingga dirinya memastikan dapat sepenuhnya fokus pada pembangunan daerah.

Baca Juga  Turun di Tiga Nomor, Atlet Panjat Tebing Babel, Nur Diatul Jannah Siap Beri Hasil Maksimal

“Saya tidak ada partai, semua bisa saya ajak kerjasama. Kepentingan saya masyarakat Bangka Belitung. Saya akan kerja sama dengan bupati danwali kota. Izinkan saya bekerja, mari bergandengan tangan,” katanya.

Disamping memprioritaskan tugas dari pusat, Safrizal memastikan jika dirinya akan tetap menjalankan tanggung jawabnya sesuai kepentingan pembangunan Babel di bidang lainnya seperti isu lingkungan, pertambangan, energi, maupun pariwisata.

“Masukan dari para tokoh dan masyarakat untuk dapat menyelesaikan persoalan tersebut dengan meluruskan dan menebalkan niat, dengan harapan dari bulan ke bulan banyak perubahan, baik yang emergency yang harus selesai, maupun yang fundamental karena tanggungjawab saya adalah semua sendi pemerintahan di Bangka Belitung,” tutup Safrizal.(**)

Baca Juga  Hadir di Silaturahmi Nasional ISBA Jogjakarta IV, Begini Pesan Pj Gubernur