“Dengan mengurangi penggunaan kantong plastik ini diharapkan masyarakat bisa membawa tas belanja sendiri, yang tidak sekali pakai,” ujarnya.

“Kantong plastik sekali pakai ini sulit didaur ulang dan tempat penampungan sampah kita terbatas, apalagi kalau kita kumpulkan sampah plastik dari Alfamart, Indomaret dan Asoka yang di Koba akan berpotensi menumpuk sampah plastik,” tuturnya.

Ia juga mengajak peran serta perusahaan dan masyarakat untuk mengurangi sampah plastik di Bangka Tengah.

“Perlu diketahui juga, sebelum edaran ini dikeluarkan, kami sudah terjun langsung ke Alfamart, Indomaret dan Asoka,” tuturnya.

Menurutnya, saat ini pembatasan penggunaan plastik sekali pakai memang berlaku untuk toko swalayan dan minimarket di Bangka Tengah.

Baca Juga  Mengenal Pantang Larang (6)

“Namun, juga akan kita usahakan untuk lainnya dan bertahap, karena tidak bisa langsung frontal, harus disosialisasi dan edukasi,” imbuhnya.