Sudarman berharap, melalui pelaksanaan kegiatan seminar penyiaran tersebut, dapat ditemukan sebuah solusi baru perihal perkembangan dunia radio di era digital seperti saat ini, agar pendengar tetap setia menikmati siaran radio.

“Kiranya melalui kegiatan hari ini, dapat memberikan gambaran bagi kita, khususnya bagi para praktisi radio, maupun konten kreator, supaya kedepannya menemukan solusi dalam mengambil arah dalam memberikan pelayanan informasi, dan komunikasi yang tepat bagi masyarakat,” katanya.

Sudarman juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta, para stakeholder terkait, serta para narasumber yang kompeten dalam menjawab terbelahnya permasalahan optimis, dan pesimisme bertahannya radio di masa kini.

Diketahui, Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) In Radio Kepulauan Babel, yang merupakan besutan Diskominfo Provinsi Kepulauan Babel, melalui bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), menyelenggarakan kegiatan seminar penyiaran.

Baca Juga  Besok, Dua Capaskanas Perwakilan Babel Febri dan Bunga Puspita Sari Diberangkatkan ke Jakarta

Kegiatan tersebut diikuti oleh 70 orang peserta yang terdiri dari para penggiat, dan pengelola radio, baik pemerintah maupun swasta, pelajar, serta mahasiswa se-Kepulauan Babel. Seminar itu menghadirkan dua orang narasumber, yakni Rita Zoelkarnaen selaku Wasekjen I Indonesiapersada.id, dan Tio Prasetyo Utomo yang merupakan salah satu Podcaster Profesional, Founder Box 2 Box Jakarta.**