Menyingkap Sejarah dan Budaya Kampung Dul
Algafry yang sempat mendengarkan sejarah tentang silsilah leluhur Kampung Dul, yakni Kakek Buntal, merasa kagum dengan sejarah yang masih tercatat dan tersimpan dengan baik.
“Tadi saya dengar silsilah sejarah kampung Dul dengan Kakek Buntal dan keturunannya hingga saat ini dan sangat menarik. Kita bisa melihat dan merajut kembali sejarah dan budaya yang dulu yang masih bertahan melalui keturunannya,” ucapnya.
Bupati Bateng ini juga menegaskan bahwa sangat penting untuk menjaga budaya dan sejarah agar tidak mudah hilang seperti apa yang diajarkan Kakek Buntal yang dapat melestarikan sejarah Kampung Dul melalui anak cucu dan keturunannya.
Sementara itu, Lurah Dul, Hendra mengungkapkan jika melalui kegiatan ini diharapkan budaya Kampung Dul dapat terus lestari.
“Melalui silaturahmi dan menyingkap budaya Kampung Dul ini, kita ingin mengetahui dan menjaga sejarah Kampung Dul dengan peradabannya, sehingga dapat terus dikenal oleh generasi saat ini,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, Algafry juga mengunjungi Sekretariat Serambi Dul untuk mengesahkan dan menetapkan Tari Sambut Nuang Aik Kabung dan Tari Kelamai Ubi milik Dambus Serambi Dul untuk dipatenkan.
Di akhir kegiatan, Bupati Bateng bersama Ketua TP-PKK menyalurkan beberapa bantuan seperti sembako dan kursi roda kepada masyarakat, peralatan sekolah dan kipas angin untuk pelajar dan bimbel yang ada di Kampung Dul, serta diserahkan perlengkapan baju adat Melayu kepada para pelaku seni. (Kominfosta Bateng)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.