Akhir Desember, Dinkes Bangka Perkirakan Kasus Stunting Turun 50 Persen
Yogi mengatakan setelah dilakukan pemeriksaan secara mendalam dan langkah intervensi hanya 68 anak stunting yang tersisa.
“Anak-anak ini kemudian dilakukan intervensi secara kontinyu. Baik intervensi penyakitnya maupun status gizinya. Jadi kalau anak itu ada penyakit kita obati dan yang kekurangan gizinya berikan asupan gizi sehingga akan keluar dari data stunting. Perkembangannya semakin baik tumbuh kembang mereka,” kata Yogi.
Dia menambahkan, program pemberian asupan gizi ke anak stunting dilakukan selama 3 bulan berturut turut. Sembari terus dipantau kenaikan berat badan dan tinggi badan mereka.
“Orangtuanya juga terus diberikan arahan agar anak anak mereka tidak kekurangan gizi,” pungkasnya. (**)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.