BANGKA TENGAH, TIMELINES.ID – Perkembangan ekonomi dan keuangan digital saat ini masuk di berbagai sektor seperti edukasi, transportasi, akomodasi, bahkan transaksi.

Di lingkup pemerintah daerah, Ekonomi dan Keuangan Digital (EKD) diarahkan untuk mendorong perluasan transaksi keuangan pemerintah daerah secara elektronik melalui perubahan sistem pendapatan dan belanja daerah, dari sistem tunai menjadi sistem non tunai, berbasis data digital yang selanjutnya disebut sebagai Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Sehubungan dengan evaluasi dan tindak lanjut Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menggelar High Level Meeting (HLM) Satuan Tugas Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Selasa (28/11/2023), di Hotel Santika, Pangkalanbaru.

Demikian dikutip di laman bangkatengahkab.go.id

Pertemuan ini bertujuan untuk melakukan percepatan dan perluasan digitalisasi daerah agar mendorong pertumbuhan ekonomi, integrasi ekonomi, dan keuangan digital.

Baca Juga  HIV/AIDS di Bateng Naik Jadi 17 Kasus, Terbanyak di Koba dan Pangkalanbaru

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut sekaligus evaluasi terhadap program yang sudah berjalan. Dari pertemuan ini diharapkan dapat menghasilkan peta jalan (roadmap) sebagai rekomendasi pembuatan kebijakan, koordinasi terkait pelaksanaan program kerja ETPD di Pemkab Bangka Tengah, sekaligus mendorong inovasi percepatan dan perluasannya, juga pengintegrasian ekonomi serta keuangan digital,” jelas Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, saat membuka acara.

Berdasarkan Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD), pada semester I Pemkab Bangka Tengah telah berstatus digital dengan skor 87,7% dan menduduki peringkat ke-6 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, atau ke-9 se wilayah Sumatera.