Sementara pada Jum’at pagi di Gedung MTS Sungailiat seluruh murid dikumpulkan di ruang pertemuan sekolah. Para murid dilakukan pembinaan oleh para guru berkaitan dengan beredarnya informasi miring di masyarakat yang tidak ditemukan kebenarannya.

Wakil Kepala Sekolah MTS Negeri Sungailiat, Baban sebelumnya pada Kamis malam (30/11/2023) mengatakan memang sudah berencana mengumpulkan anak-anak didiknya untuk memberikan binaan dan menelusuri sumber penyebar berita hoaks tentang penemuan bayi di WC sekolah.

“Rabu (29/11/2023) informasi ini awalnya diketahui. Itu cuma pembalut yang berdarah-darah. Ditemukan murid kami saat hendak ke toilet. Karena memang sudah kesusahan air. Jadi anak-anak kami minta membawa air untuk MCK ke sekolah menggunakan botol,” kata Baban.

Baca Juga  Begini Kronologi Penangkapan Oknum Guru di Sungailiat

Informasi penemuan pembalut wanita yang dalam kondisi berdarah itu mulai menyebar luas di kalangan siswa pada Kamis. Baban sudah mengingatkan para murid untuk tidak menyebarkan informasi yang mengada-ngada tersebut. Namun ia mengaku kaget informasi hoaks tersebut malah meluas di masyarakat. (**)