JAKARTA, TIMELINES.ID– Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada November 2023 terjadi inflasi year on year (y-on-y) sebesar 2,86 persen. Inflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebesar 5,89 persen dan terendah terjadi di Jayapura sebesar 1,82 persen.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud pada Jumat (1/12/2023) mengatakan inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya seluruh indeks kelompok pengeluaran.

“Yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 6,71 persen, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 3,76 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,18 persen,” kata Edy dikutip dari infopublik.id, Minggu (3/12/2023).

Baca Juga  Dampak Baik Pelatihan Pupuk Cair oleh PT Timah Tbk, Buah Nanas Poktan Air Jelutung Mulai Tumbuh Membesar

Selanjutnya kelompok kesehatan sebesar 2,04 persen, kelompok pendidikan sebesar 1,98 persen kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,63 persen, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 1,38 persen.