Kenali Tanda-Tanda Growth Spurt pada Bayi, Bunda Wajib Tahu
4. Ukuran dan berat badan Si Kecil bertambah
Ketika mengalami growth spurt, tubuh Si Kecil akan semakin besar. Hal ini mungkin dapat Bunda lihat dari pakaian Si Kecil yang tampak kekecilan, padahal sebelumnya masih pas. Selain itu, saat sedang growth spurt, Si Kecil pun akan terasa semakin berat ketika digendong karena berat badannya bertambah.
Tak hanya berat badan yang bertambah, tinggi badan dan lingkar kepala Si Kecil juga akan banyak meningkat saat ia mengalami growth spurt. Untuk memastikannya, Bunda bisa menimbang berat badan Si Kecil di rumah, puskemas, ataupun di tempat praktik dokter.
Tips Menenangkan Bayi yang Melalui Fase Growth Spurt
Saat Si Kecil sedang mengalami growth spurt, Bunda dapat melakukan beberapa tips berikut ini untuk menenangkan Si Kecil:
Susui Si Kecil lebih sering
Jika Si Kecil masih mendapatkan ASI eksklusif, Bunda dapat menyusuinya lebih sering agar kebutuhan nutrisi dan energinya terpenuhi. Sementara itu, untuk bayi yang disusui dengan susu formula, ia dapat diberikan satu botol susu formula tambahan selama beberapa hari di masa growth spurt.
Jika Si Kecil sudah mulai mendapatkan makanan padat (MPASI), Bunda dapat memberikan ASI dan MPASI sesuai kebutuhan dan keinginan Si Kecil.
Coba untuk menenangkan Si Kecil
Si Kecil yang sedang mengalami growth spurt cenderung akan lebih rewel dan aktif. Untuk menenangkannya, Bunda dapat mencoba mengajaknya bermain.
Jika ia kurang sedang tidak bermain, Bunda bisa mencoba membacakan buku cerita, memutarkan musik, atau menggendongnya lebih lama hingga ia merasa tenang.
Cukupi waktu istirahat
Menghadapi masa growth spurt Si Kecil bisa membuat Bunda kelelahan karena perlu lebih sering menyusui dan menemani Si Kecil. Oleh karena itu, Bunda tetap perlu beristirahat kapan pun Si Kecil tidur.
Jangan lupa juga untuk cukup banyak minum air putih dan makan yang teratur agar Bunda mendapatkan cukup energi dan cairan.
Biasanya, growth spurt hanya berlangsung selama beberapa hari dan akan mereda dengan sendirinya. Setelah masa ini usai, SI Kecil akan kembali tenang.
Namun, penting untuk diingat bahwa growth spurt bukanlah satu-satunya penyebab bayi menjadi rewel. Bila bayi Bunda mengalami tanda-tanda growth spurt di atas disertai tanda gejala lain, seperti demam, kurang mau menyusu, atau kurang aktif, bisa jadi hal tersebut menandakan bahwa ia sedang sakit.
Untuk memastikan apakah bayi rewel disebabkan oleh growth spurt atau bukan, Bunda disarankan untuk berkonsultasi ke dokter, ya.(Dilansir dari Alodokter.com)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.