Disinggung adakah rencana landmark yang dibangun seperti pedestrian dari depan SMPN 1 Mentok hingga Tugu Duren, salah satu pusat ramai kota, Bong Ming Ming berujar sebenarnya telah dicanangkan. Namun terkendala pada kewenangan yang dimiliki.

“Kemarin sudah kita bikin sebenarnya, cuma median jalan punya nasional, jadi tidak mudah kita. Kemarin kita disuruh bikin proposal, itu enggak bisa pakai APBD harus CSR. Sudah dikumpulkan beberapa perusahaan untuk bangun di beberapa titik karena memang secara tampilan itu salah satu yang harus kita ubah,” ungkapnya.

“Untuk dari SMPN 1 ke Tanjung Kalian, yang jelas lampu jalannya dulu harus banyak. Kami beberapa kali ke balai tapi sampai hari ini hanya beberapa titik yang disiapkan, kalau ke sana bukan pinggir-pinggir jalan yang harus kita intervensi karena itu jalan pusat, tapi yang lain,” sebut Bong Ming Ming.

Baca Juga  Gandeng Forkopimda, Tipidter Polres Babar Inisiasi Penanaman 500 Pohon

Terakhir, dirinya menambahkan bahwa dalam menata wajah kota tidak cukup hanya sekadar berharap dari dana APBD Kabupaten. Pasalnya, anggaran daerah ini tidak kurang dari Rp1 triliun. Mungkin sekitar Rp800-900 miliar sedangkan pemerintah dituntut melakukan pemerataan pembangunan.