Hadirkan Aktivis Lingkungan, Talkshow Pepelingasih Kritisi Soal Tambang di Babel
Dalam talkshow tersebut, narasumber Muhtar menyebutkan pentingnya peran pemuda yang peduli terhadap lingkungan karena kehadiran pemuda dapat mengkritisi pemangku kepentingan dan oknum yang tidak bertanggungjawab dalam melakukan kegiatan pertambangan tanpa memerhatikan konsep sustainable development (pembangunan berkelanjutan).
“Pemuda harus kritis, apalagi teman-teman mahasiswa yang harus bersinergi bersama untuk peka terhadap kondisi kerusakan lingkungan saat ini, kami butuh peran mahasiswa karena saya prihatin terhadap kondisi lingkungan Babel saat ini akibat pertambangan yang begitu massif terjadi,” ujarnya memantik diskusi.
Lebih lanjut, narasumber Elly Rebuin juga menegaskan kepedulian lingkungan dan kondisi sosial di masyarakat butuh kerja sama dengan kawan-kawan mahasiswa.
“Kawan-kawan mahasiswa yang hadir siang ini, saya harap jangan mau ditunggangi kepentingan stakeholder atau pengusaha tambang yang hanya mementingkan soal ekonomi, kalau sekiranya itu merusak lingkungan dan tidak ada upaya reklamasi, penolakan keras dari kawan-kawan mahasiswa harus dilakukan, jangan takut karena mahasiswa adalah orang yang bebas mengutarakan pendapat apalagi kita aktivis lingkungan,” paparnya.(**)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.