“Bekas, emangnya barang. Masa bekas pacar. Setelah diusulkan alhamdulilah kata mantan itu diterima, dan digunakan oleh masyarakat Indonesia secara luas,” ujarnya.

Keberhasilan penggunaan kata mantan ini menurutnya juga merupakan peran dari media massa yang sering menggunakan kata mantan dalam menulis berita.

“Peran media sangat penting, semakin sering kita menggunakan (kata-red) akan semakin mudah diingat oleh masyarakat,” katanya.

Namun demikian, berbeda dengan kata Mangkus dan Sangkil yang menggantikan kata efektif dan efisien. Meskipun sudah diajukan untuk diserap ke dalam KBBI, tapi kata tersebut tidak laku. (**)

Baca Juga  Scoopy Hantam Rumah Warga di Gang Enggano, Buruh Harian asal Desa Cit Tewas