TIMELINES.ID- Laser face brightening adalah salah satu jenis perawatan laser yang dapat dilakukan untuk mencerahkan kulit wajah.

Prosedur ini memanfaatkan sinar laser terfokus dengan intensitas tinggi untuk mengangkat sel-sel kulit mati pada permukaan kulit yang kerap menghambat pertumbuhan sel-sel kulit baru.

Untuk mengetahui prosedur, manfaat, hingga efek samping laser face brightening selengkapnya, langsung saja simak ulasan berikut ini.

Apa itu Laser Face Brightening?

Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa laser face brightening adalah prosedur perawatan laser (laser treatment) yang dikhususkan untuk mencerahkan kulit wajah. Selain mengangkat sel-sel kulit mati, laser face brightening juga dapat memecah penumpukan pigmen melanin berlebih sehingga bermanfaat dalam mengatasi hiperpigmentasi, bekas jerawat, warna kulit tidak merata, flek hitam, dan lain sebagainya.

Baca Juga  Tips dan Trik Memilih Tabir Surya untuk Kulit Berminyak

Prosedur treatment wajah ini menggunakan sinar laser terfokus yang menghasilkan energi panas untuk ditargetkan pada area wajah tertentu. Lalu, energi panas tersebut akan diserap oleh air dan pigmen melanin sehingga dapat mengurangi bintik hitam (dark spot) serta mencerahkan kulit wajah.

Prosedur Laser Face Brightening

Terdapat dua jenis laser face brightening yang umum digunakan, yaitu laser ablatif dan laser nonablatif. Berikut masing-masing penjelasannya.

A. Laser Ablatif

Laser ablatif merupakan jenis laser wajah yang bersifat invasif dengan memanfaatkan laser erbium atau karbon dioksida (CO2) untuk menghilangkan sel-sel kulit mati pada permukaan kulit wajah. Karena bersifat invasif, sebelum melakukan perawatan laser ablatif, dokter dapat mengoleskan krim anestesi terlebih dahulu pada kulit wajah pasien untuk menghilangkan rasa nyeri.

Baca Juga  Dampak Positif Bermain Game Online, Apa Saja?

Waktu pemulihan pascaperawatan laser ablatif pun tergolong lebih lama, bisa memakan waktu selama 7–30 hari. Selain itu, pasien juga dapat diberikan obat atau salep khusus untuk meredakan pembengkakan dan mencegah infeksi pascaprosedur.

B. Laser Nonablatif

Laser nonablatif merupakan prosedur noninvasif yang memanfaatkan energi panas untuk merangsang produksi kolagen baru di bawah lapisan kulit wajah. Produksi kolagen ini diketahui bermanfaat dalam menjaga elastisitas kulit, berperan dalam proses regenerasi kulit, serta menjaga kulit agar tetap terhidrasi.