Lebih lanjut, APK Perguruan Tinggi merupakan masalah bersama yang harus kita carikan solusinya. Terlebih lagi, Babel sendiri memiiki kondisi dan tantangan yang diluar kapasitas kita untuk mengontrolnya.

Ibrahim menyebutkan, kondisi itu seperti adanya godaan ekonomi yang terus meningkat, perkembangan teknologi yang semakin distruptif, pergaulan lingkungan sebaya dan lainnya.

“Untuk itu kami mendesain komitmen bersama dalam upaya menciptakan sebuah program satu rumah satu sarjana ini,” pungkasnya. (**)

Baca Juga  Simpan Sabu di Perkuburan, Pemuda Ini Ditangkap Tim Kibas Polres Bangka