Tradisi Bebanjor Beltim Raih Sertifikat WBTb, Haryoso: Karya ke-18 Diakui Nasional
Untuk melestarikannya, Haryoso berharap agar desa wisata di Beltim dapat menampilkan warisan budaya tak benda pada kegiatan kebudayaan dan pariwisata termasuk kolaborasi dengan instansi terkait agar seluruh WBTb di Beltim dapat dikenal masyarakat luas.
Perlu diketahui, penyerahan sertifikat itu diberikan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Dinas Pariwisata dan Pemuda Olah Raga Babel kepada Pemkab Beltim.
Dalam hal ini, kepala UPTD Balai Pengembangan Pariwisata Wilayah Belitung Apri Yuliansyah menyerahkan sertifikat kepada Plt.Kadisbudpar Kabupaten Beltim melalui Sarwan selaku Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Kabupaten Beltim di Rumah Adat Melayu Belitung baru-baru ini.
Sementara itu, Sarwan menjelaskan karya budaya Bebanjor ini merupakan salah satu teknik memancing ikan air tawar secara tradisional oleh masyarakat Beltim.
Tentunya dengan adanya sertifikat penghargaan WBTb, artinya Bebanjor merupakan bagian dari peninggalan kebudayaan yang memiliki nilai penting sejarah, ilmu pengetahuan dan teknologi, dan atau seni.
“Dengan ditetapkannya tradisi Bebanjor tentunya diharapkan seluruh masyarakat Beltim untuk bersama-sama memelihara, melestarikan dan mengembangkan budaya ini sebagai bentuk nilai-nilai luhur dan karya seni budaya daerah kita kedepannya,” ujarnya. (Ver Kominfo Beltim)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.