BPBD Catat ada 33 Titik Lokasi Rawan Bencana di Babel, Terbanyak di Pangkalpinang
Langkah antisipasi yang dilakukan BPBD Babel yakni menyiagakan perlengkapan, personel, logistik dan peralatan agar selalu dalam keadaan siap. Dan yang paling penting adalah sinergitas antar instansi dan para relawan yang akan turun.
“Perkiraan dari BMKG, Februari nanti puncak musim hujan dan akan berlangsung hingga April. Menghadapi cuaca sekarang kesehatan yang harus kita jaga karena covid juga sudah mulai merebak lagi sehingga kesehatan itu yang penting,” ujarnya.
Menurut Mikron, kesiapsiagaan dari masyarakat dalam menghadapi bencana itu mulai baik dan mereka paham akan ancaman bahayanya seperti apa. Banyak sosialisasi yang BPBD Babel laksanakan seperti KIE di kabupaten dan kota.
Masyarakat juga diberi pemahaman jika ada bencana mereka bahu membahu bersama aparat TNI Polri untuk turun lapangan. Ini artinya masyarakat sudah siap siaga menghadapi bencana sehingga kejadian itu tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material saja.
“Di sosialisasi itu kita minta masyarakat menyadari jika ada petir jangan berteduh di bawah pohon, cepatlah masuk ke rumah. Hal-hal seperti itu yang kita sosialisasikan ke masyarakat,” ujarnya. (**)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.