Hanya saja, menurut Rismy, setelah itu Tari Cakter sangat jarang ditampilkan kembali bahkan hampir tidak pernah terdengar di lingkungan semua jenjang pendidikan.

Kemudian, pihaknya pada tahun 2023 bekerja sama dengan Dewan Kesenian Bangka merevitalisasi tari Cakter dengan kembali mencari narasumber serta pelaku utama yang masih ada yaitu Y.Sugianto dan Ernawati (Mpok Atik).

“Revitalisasi tari Cakter dianggap cukup penting untuk dikenalkan dan sebagai muatan pembelajaran bagi peserta didik di semua lembaga jenjang sekolah formal,” ujarnya.

Menurutnya, revitalisasi tari Caker dilakukan sebagai wujud komitmen merawat khasanah budaya daerah dengan harapan ke depan tetap dilestarikan oleh generasi kekinian.

Selain tari Caker yang ditampilkan pada malam seremonial HUT ke-23 Babel, ditunjukkan pula tari Bubung Tujuh yang pernah meraih juara umum 2 di parade tari nusantara TMII. (**)

Baca Juga  Balita di Bangka Ditemukan Meninggal Dunia di Kolam Renang