Pj Gubernur Safrizal juga mengakui sudah menerima lokasi-lokasi lain yang juga menjadi polemik antara nelayan dan para penambang untuk mendapatkan perhatian. Oleh karena itu dirinya meminta para nelayan menunggu hasil pertemuan yang akan dilakukan nantinya dan akan memberikan hasil sesuai kebutuhan.

“Kita akan monitor apa yang bisa dilakukan agar nelayan bisa kembali melakukan niaga kelautan. Kita akan carikan jalan keluarnya, namun Saya harus melakukan sesuatu dulu di samping yang lainnya. Tunggu saja, kita akan ambil aksi setelah kami Forkopimda bertemu, dan mengambil langkah aksi seperti apa,” terang Safrizal.

Pj Gubernur Safrizal juga memberikan jaminan akan mengambil tindakan tegas jika diketahui adanya aparatur pemerintah di lingkungan Pemprov Babel yang terlibat dalam pro-kontra pertambangan ilegal di perairan Teluk Kelabat Dalam.

Baca Juga  Nama Hidayat Arsani Terseret Dugaan Penggelapan Utang Material Apartemen Rp863 Juta, Fira Lapor ke Polda

“Saya tidak bisa menjanjikan ke aparatur lain, tapi untuk pemda, kalau ada, laporkan ke saya. Akan Saya tindak. Oleh karenanya, nanti saya akan menentukan tindakan yang diambil seperlunya, sepatutnya, sehingga memudahkan nelayan di laut Kelabat Dalam,” katanya.