Menurut Darlan, Realisasi investasi Babel tertinggi terjadi di Bangka Barat sebesar Rp2,1 triliun disusul oleh Bangka Rp1,5 triliun dan Pangkalpinang Rp1,3 triliun.

“Penyumbang sektor tersebar sektor industri logam dasar, barang logam ini dari smleter timah terutama, dan kedua pertambangan diikuti ketiga sektor industri makanan ini CPO pengolahan kelapa sawit,” ungkapnya.

Penyerapan tenaga kerja dari Januari hingga September atau sampai dengan triwulan tiga sebesar 5.497 orang sektor PMDN Tenaga Kerja Indonesia (TKI) 5.430 orang dan sektor PMA Tenaga Kerja Asing (TKA) 68 orang.

Baca Juga  Duta Bahasa Babel: Garda Terdepan Perlindungan Bahasa