Sementara Kepala Bappeda Kabupaten Bangka, Pan Budi Marwoto mengatakan upaya Pemerintah Kabupaten Bangka guna merespon ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik yang terus ditingkatkan.

“Kami terus membangun tata kelola pelayanan yang lebih baik, dengan aksentuasi pada perbaikan kinerja pelayanan publik. Upaya ini kami lakukan untuk merespon ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik yang terus meningkat. Kami meresponnya dengan mengevaluasi dan memperbaiki seluruh indikator pelayanan publik dan menerapkannya dengan ketat diseluruh OPD penyelenggara pelayanan publik,” kata Pan Budi Marwoto.

Menurutnya pihaknya memfokuskan dimensi input yang mencakup kompetensi hingga sarana dan prasarana, dimensi proses berkaitan dengan standar pelayanan publik, dimensi output berupa nilai persepsi maladministrasi dan dimensi pengaduan berupa Pengelolaan pengaduan.

Baca Juga  Dinsos Catat Ada 61 Makam Pejuang Kemerdekaan di TMP Padma Satria Sungailiat

Opini kualitas tertinggi yang diberikan ombudsman ini diraih berkat kerjasama yang sangat baik antar seluruh stkeholder pembangunan, terutama dengan masyarakat, dunia usaha, perguruan tinggi dan media massa.

“Ke depan, kolaborasi hexahelix antar enam antar pilar pembangunan ini akan terus kami tingkatkan guna terus mendorong perbaikan pelayanan publik yang kami berikan,” ujarnya.

Kepala Inspektorat, Darius menyatakan bahwa nilai kepatuhan terhadap pelayanan publik Pemkab Bangka terus mengalami peningkatan setiap tahun-nya. Peningkatan ini sekaligus juga menunjukkan peningkatan kualitas pelayanan publik yang kami lakukan.

“Capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan publik professional, berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan publik sesuai dengan arahan dari Ombudsman RI,” kata Darius. (**)

Baca Juga  Bunda PAUD Resmi Dilantik, Begini Pesan Pj Bupati Bangka