Menyikapi kebijakan terbaru tersebut, atas nama Pemkab Babar, dirinya mengaku akan memperjuangkan para honorer yang ada saat ini. Terlebih, lanjut Bong Ming Ming yang sudah cukup lama mengabdi di lingkungan Pemkab Babar.

Agar bagaimana tenaga honorer ini, ke depan, dapat diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Namun kalau tidak bisa, langkah yang akan pihaknya tempuh, rencananya, outsourcing (pemindahan) agar mereka semua tetap bekerja.

“Yang jelas kami masih membutuhkan mereka, makanya kami tunggu dulu arah kebijakan baru dari pemerintah ini ke depan seperti apa. Karena kita di bawah pemerintah pusat, kalau memang tidak bisa (merekrut tenaga honorer baru), kita tahan diri dulu,” ujar dia.

Baca Juga  Pemkab Babar Kantongi Izin Bongkar Muat Pelabuhan Tanjungular, Sukirman: Maret Beroperasi

“Tetapi poinnya honorer yang telah ada saat ini, ada sekian ribu, mereka punya keluarga yang harus dinafkahi. Jangan sampai arah kebijakan ini, membuat mereka kehilangan pekerjaan, kehilangan pendapatan, imbasnya ke keluarga mereka. Itu yang hari ini lagi dipikirkan Pak Bupati,” jelasnya. (**)