“Dan anak-anak jangan sampai main di kolong, karena kolong ini dalam dan lumpur. Tolong sebagai orang tua jaga anak-anak kita, antispasi jangan sampai terulang lagi,” kata Munarfarzah, Minggu (17/12/2023).

Dirinya juga menegaskan kepada para pengusaha tambang yang menambang di Desa Sekarbiru, agar menutup tambang mereka selesai menambang.

“Tapi menambang yang resmi yang diizinkan oleh negara. Selesai menambang silakan tutup kembali dan penghijauan. Jangan hanya mengambil hasilnya ruginya masyarakat,” ungkapnya.

Di sekitar kolong di Desa Sekarbiru juga sudah dipasang pelang olehnya, namun pelang itu hilang entah kemana. Dia juga menegaskan kembali kolong yang ada di daerah segera ditutup kembali.

“Kita tidak tahu ilegal ataupun legal kolong ini harus ditutup jangan sampai ada korban lagi,” tegasnya.

Baca Juga  Pengurus KONI Babar Periode 2024-2028 Resmi Dikukuhkan

Saat ini jenazah bocah 11 tahun yang tenggelam di Kolong Desa Sekarbiru sudah dibawa ke rumah duka dan segera dikebumikan di tempat pemakaman umum setempat.