Bawalah Si Kecil ke tempat yang tenang karena ia mungkin memerlukan suasana yang sepi dan tidak banyak gangguan. Bunda juga dapat memutar musik dengan alunan yang lembut untuk membuatnya merasa nyaman.

4. Kesepian atau bosan

Bayi juga bisa merasa kesepian. Terkadang, ia menangis hanya karena ingin mendengar suara atau merasakan pelukan orang tuanya. Oleh karena itu, Bunda bisa menggendong dan memeluknya atau mengusap-usap punggungnya saat ia berbaring di tempat tidur.

Berdiam pada posisi yang sama selama lebih dari 20 menit dapat membuat bayi merasa bosan. Ia biasanya ingin berganti posisi, melihat suasana lain, atau menyentuh sesuatu. Bila Si Kecil menangis karena hal ini, Bunda dapat memenuhi keinginan Si Kecil dengan cara membawanya ke tempat lain.

Baca Juga  Tips Beres-beres Rumah Saat Punya Anak Balita, Biar Ibu Bebas Stres

5. Takut

Ada kecenderungan bayi takut pada orang yang baru dilihatnya. Hal inilah yang membuat bayi sering menangis saat digendong orang yang belum dikenalnya, seperti teman atau kerabat.

Bunda bisa mengambil Si Kecil kembali dari gendongan orang lain secara perlahan dan mengenalkan secara perlahan ke orang-orang yang baru ditemuinya agar ia tidak merasa takut lagi.

6. Sakit

Bunda harus waspada jika Si Kecil terus-menerus menangis dan terlihat rewel, karena bisa menjadi tanda ia sedang sakit. Salah satu penyakit yang bisa membuat bayi menangis terus-menerus adalah kolik.

Hingga saat ini, penyebab kolik belum diketahui secara pasti. Namun, ada dugaan bahwa kolik pada bayi diakibatkan oleh kram perut yang pada akhirnya menyebabkan bayi merasa kesakitan.

Baca Juga  7 Tips Mendidik Anak di Era Digital, Bunda Jangan Lengah

Jika kolik menjadi alasan bayi menangis, belum ada penanganan yang tepat selain menghibur Si Kecil sampai ia tenang kembali.(Dilansir dari Alodokter.com)