Sementara itu, Bupati Babar Sukirman
menyatakan dukungan untuk kegiatan yang dilakukan di Tahura Menumbing sebagai langkah pemanfaatan dan pelestarian hutan. Pasalnya, kawasan tersebut sudah seyogyanya harus terjaga dan dilestarikan dengan baik.

“Saya menyatakan mendukung dalam kegiatan yang dilakukan di Tahura Menumbing sebagai langkah pemanfaatan dan pelestarian hutan. Ini memang harus dilakukan karena hal ini untuk kebaikan kawasan Menumbing itu sendiri,” jelas Sukirman.

Didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Babar Muhammad Ali serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Syafriadi Chandra, Sukirman juga terlihat memperkenalkan potensi wisata yang ada di kawasan Bukit Menumbing.

Berkaitan yang bisa dilihat dari atas saat malam, sensasi saat naik-turun dari puncak Menumbing, serta nilai-nilai sejarahnya sebagai tempat pengasingan Bung Karno pada zaman Belanda kepada Direktur PJLHK pada Ditjen KSDAE, KHLK Nandang Priyadi.

Baca Juga  Fakta Kasus Pencurian Buah Sawit di Kelapa, Pelaku Terlibat pada 4 TKP Berbeda