“Laporan-laporan yang masuk tentang ada yang tidak netral, yang sudah viral di video segala macam memang ada,” urainya.

Ia menjelaskan, beberapa peserta pemilu dan partai politik komplain terkait ketidaknetralan Pj kepala daerah.

“Makanya kita mengambil langkah untuk melakukan penggantian karena juga banyak komplain, komplain dari partai-partai politik, kemudian komplain dari peserta pemilu, apalagi nanti mau ada Pilkada juga,” jelasnya. (Fitriawan Ginting/PMJNews.com)

Baca Juga  Bareskrim Tetapkan Panji Gumilang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penistaan Agama