“Hujannya memang sebentar rumah sudah terendam air. Awalnya air masuk saya tahan pakai kain, tapi tak berapa lama air semakin tinggi. Lihat saja barang elektronik, lemari, baju dan ada peralatan rumah tangga lainnya tidak semuanya terendam lagi,” ujar Idar.

Namun hingga berita ini diturunkan, air yang sempat menggenangi rumahnya perlahan mulai surut.

Sementara itu, Ocel, pengendara yang melintas di ruas jalan Puput Atas-Airgantang menyebut hujan yang turun dan menyebabkan banjir juga berdampak arus lalulintas.

“Banyak motor terendam hingga batas knalpot menyebabkan mogok, dan arus lalulintas sempat macet karena air di tengah jalan. Tapi alhamdulillah sudah agak surut sekarang, dugaan saya selain faktor hujan, banjir disebabkan tidak adanya saluran air,” ujar Ocel.(**)

Baca Juga  Simak, 10 Tips BPBD Bangka agar Terhindar dari Sambaran Petir