“Untuk mengatasi tingginya harga beras premium dan pengendalian inflasi kami menyarankan Pemerintah Kabupaten Beltim memiliki toko penyeimbang inflasi sebagai inovasi dalam pengendalian inflasi, yang nantinya akan kita Kelola Bersama dan bulog siap menyuplai komoditi yang ada di Perum bolog, baik itu beras medium, beras premium, minyak goreng ataupun komuditi lainnya seperti daging, termasuk untuk Operasi Pasar Murah di Beltim,” ungkap Gusdi.

Terkait ketersediaan BBM dan LPG menjelang natal dan tahun baru, SBM PT. Pertamina Wilayah Belitung Mulian Pratama mengatakan penyalurannya akan dilaksanakan sesuai dengan penyaluran normal hari-hari biasanya namun tetap akan dilaksanakan monitoring secara ketat.

“Untuk menjamin ketersediaan stok BBM non subsidi secara kuota masih aman, kami juga akan berupaya dalam menambah jam operasional  SPBU paling tidak hingga jam 9 malam, sehingga jika ada masyarakat yang ingin mengisi BBM masih bisa dilayani,” kata Mulian.

Baca Juga  TMMD ke-125 Digelar di Belitung Timur: Anggaran Minim namun Pembangunan Maksimal

Begitupula dengan stok LPG dilapangan, secara ketersediaan dan penyaluran di akhir tahun ini masih aman, dengan ketahan stok untuk sekitar 16 hingga 17 hari.

“Baik BBM maupun LPG  baik itu ketersediaan stok dan penyaluran baik di depot, SPBU, maupun agen kami upayakan tetap aman,” tutup Mulian.(Wr Kominfo Beltim)