BANGKA TENGAH, TIMELINES.ID — Aksi penolakan terhadap rencana penambangan Ponton Isap Produksi mitra PT. Timah Tbk di Desa Beriga, Kecamatan Lubuk Besar, Bangka Tengah hingga terus berlanjut.

Salah satu Warga Beriga, Ail (27) mengungkapkan spanduk penolakan tambang di Desa Beriga oleh PT. Timah masih terpasang di pintu masuk dan daerah laut tempat rencana akan dibangun Ponton Isap Produksi (PIP) oleh PT. Timah.

“Kami was-was, karena damai aja. Gak ada kabar apapun hingga saat ini. Mudah-Mudahan sudah reda dan PIP gak bekerja di desa kami,” ujarnya, Minggu (31/12/2023).

Ail mengatakan, masyarakat masih kekeh dan istiqomah menolak tambang di Desa Beriga.

Aktivitas penambangan akan menggangu masyarakat nelayan menangkap ikan di tanah mereka sendiri.

Baca Juga  Lepas dengan Haru: Orang Tua Antarkan Anak ke Pemali Boarding School PT Timah

“Mudah-Mudahan kami diberi kekuatan bersama masyarakat Desa Beriga, agar mampu mempertahankan laut adat kami dari penghancuran,” ujarnya.

Menurutnya, Laut Beriga adalah masa depan masyarakat. Bukan cuma Desa Beriga, tapi masyarakat Bangka Tengah ke depan.