Kedua, adalah fungsi membangun, yaitu melanjutkan apa yang sudah dibangun oleh bupati sebelumnya, dengan target yang cukup banyak.
Dan ketiga adalah, meningkatkan kemampuan, memfasilitasi masyarakat agar memiliki kemampuan yang semakin meningkat.

Lebih lanjut dalam sambutannya, ia mengingatkan bahwa pemerintah dihadirkan dalam rangka mengatasi masalah, bukan pembuat masalah. Maka perlu mendekatlah dengan semua pihak yang merupakan unsur-unsur masyarakat.

Dirinya memberi masukan untuk menyelesaikan beberapa tugas, seperti inflasi. Bahwa perlu diperhatikan ketersediaan barang dengan meningkatkan produksi di tempat sendiri.

Selanjutnya adalah distribusi seperti percepat pelabuhan, bandara yang mengalami hambat. Dan terakhir, bantuan sosial, lakukan operasi pasar sebagainya.

“Saya ditugaskan sebagai penjabat Gubernur Babel sama, pertama, tugas saya inflasi. Belitung beberapa kali menempati posisi tertinggi di Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga  Siasati Beras Mahal, Warga Pangkalpinang Ini Konsumsi Nasi Dicampur Ubi

Kedua adalah kemiskinan ekstrem, baginya perlu kenali masyarakat dari rumah ke rumah. Termasuk Stunting, juga menjadi masalah yang harus diselesaikan dengan kecepatan penurunan yang tinggi (cepat).

“Libatkan para ikatan ibu-ibu yang tergabung dalam BKOW. Karena mereka juga merupakan ujung tombak, maka libatkan mereka,” tegasnya. **

Terkait menyambut pemilu yaitu Pemilihan Presiden dan Legislatif 2024 mendatang, pesannya untuk Pj. Bupati Belitung mampu menciptakan kondisi yang kondusif menjelang pelaksanaannya pada 14 Februari 2024.

“Mudah-mudahan dilaksanakan dengan penuh kasih sayang, damai, kondusif, adil dan penuh kesadaran,” ajaknya.

“Saya sekaligus mengingatkan diri saya sendiri, untuk melaksanakan dengan integritas tinggi, transparansi yang terukur sehingga lancar dalam menjalankan tugas,” tutupnya.*

Baca Juga  Secara Ciri Fisik, Keluarga Yakin Jenazah Ditemukan di Perkebunan Sawit Bangka Barat Merupakan Hafiza