Serunya Touring Grup Natak ke Basel, Santap Durian Desa Nangka hingga Lempah Kuning di Batu Betumpang
Ada singkong rebus, jagung rebus, kacang tanah, juga beberapa ikan segar, cumi, dan udang untuk dibakar-bakar malam itu. Duduk ngariung di teras aula, grup natak berbincang-bincang santai, menceritakan ulang kisah masa lampau, masa-masa tumbuh kembang di bawah binaan kak Hengky yang fenomenal.
Obrolan juga menyungging sebersit rencana dan harapan di tahun mendatang.
Obrolan santai diselingi tausiyah dari Ustadz Muhammad Kurnia, yang tidak pernah mau ketinggalan setiap touring Natak Dek Jelas, meski harus menangguhkan banyak agenda dan undangan selama dua hari ini.
Ia menekankan pentingnya silaturahmi dan kebersamaan dalam langkah-langkah kebaikan.
Ibrahim juga menitipkan pentingnya ikhlas dalam menerima kenyataan yang kadang tidak dapat kita kendalikan atau kita capai.
Kak Hengky menyampaikan haru dan sukacita atas kunjungan adik-adik didiknya ke tempatnya yang sunyi, di saat orang-orang berduyun-duyun menuju tempat keramaian merayakan pergantian tahun.
Sebelum tengah malam, setelah menyantap kudapan yang telah masak, plus kopi hitam yang mulai habis, teman-teman beranjak ke tempat istirahat di aula dan rumah yang telah disiapkan.
Di pagi hari setelah sarapan empek-empek, kue, kopi, dan teh hangat, rombongan Natak dijamu makan siang di Cafe ATC (Agar Tetap Ceria) milik bang Ruslan yang berada di ujung kampung Batu Betumpang.
Rombongan kembali disuguhi menu khas Bangka Selatan lempah kuning kakap yang pedas, ikan bakar singkur, lempah darat keladi rampai udang, dan berbagai sayurannya.
Warung menjadi riuh oleh rombongan yang wara-wiri menyendok nasi dan lauk di pagi menjelang siang itu. Setelah menikmati santapan nikmat itu, Kak Hengky dan Bang Ruslan mengajak rombongan menuju pantai Batu Betumpang yang terdapat mercu suar di pulau kecil di depannya.
Di hari libur seperti ini banyak warga dari seluruh wilayah kecamatan Pulau Besar dan sekitarnya yang berkunjung kemari.
Ditambah dengan banyaknya penjual beraneka jajanan dan makanan, suasana pantai menjadi sangat ramai.
Sebelum bersiap untuk pulang, kak Hengky menyempatkan mengajak rombongan melihat persawahan yang ada di kawasan trans I yang merupakan salah satu lumbung padi di Bangka Selatan.
Melihat bentangan sawah dan saluran irigasi, mengingatkan teman-teman Natak suasana Pulau Jawa tempat dulu sempat menuntut ilmu setelah SMA.
Tak lengkap rasanya melihat aliran air tanpa terjun ke dalamnya, beberapa teman dan anak-anak menikmati mandi dan main air di aliran irigasi ini.
Tiba waktunya kembali ke rumah masing-masing, menjelang siang rombongan Natak Dek Jelas meluncur dari KTM Batu Betumpang menuju pangkalpinang untuk kembali ke rumah masing-masing.
Perjalanan seru yang selalu menjadi pengalaman dan pelajaran berharga menjadi komitmen dari grup ini ketika mengisi waktu libur di sela-sela aktivitas bekerja teman-teman Natak Dek Jelas. Libur berikutnya kita kemana lagi ya? Tunggu update-annya. Salam.
Sandy Pratama, Komunitas Natak Dek Jelas

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.