Ia menyebutkan durian di Desa Nangka merupakan durian lokal dengan beragam jenis, mulai dari durian tembaga, jantung serta jenis lainnya yang rasanya tak kalah dengan durian luar.

Meski begitu, Bayumi memohon maaf jika 1000 butir durian yang dipestakan habis dan warga yang belum dapat, hendaknya berkenan membantu pelaku UMKM yang berjualan dengan harga yang terjangkau.

“Jika memang durian yang kita siapkan habis 1000 butir dan masih ada warga yang belum kebagian, hendaknya dapat membantu pelaku UMKM kita yang berjualan. Mereka berjualan dengan harga terjangkau,” kata kades.

Bayumi berharap kegiatan ini berjalan sukses dan akan dilaksanakan secara rutin ke depan.

“Dengan kegiatan ini maka potensi-potensi Desa Nangka akan dikenal masyarakat luas. Dan semoga dapat membantu pelaku UMKM di desa kami dan berharap hasil panen durian di tahun berikutnya akan semakin melimpah,” tutupnya.

Baca Juga  Fakta Baru: Polisi Sebut Pria Melarikan Remaja di Basel Ngaku Telah Setubuhi Korban