Pernah Dengar Istilah FOMO? Ini Arti dan Gejalanya
Mereka juga takut jika tidak aktif atau terlibat dalam setiap acara membuatnya diabaikan oleh lingkungannya.
Kondisi ini dapat membentuk sikap ekstrem di mana pengidapnya tidak hanya terlibat dalam kegiatan yang diinginkan, tetapi juga terlibat dalam kegiatan yang sebenarnya tidak sesuai dengan minat atau kebutuhan mereka.
3. Terlalu berkomitmen
Berkomitmen memang baik dan menandakan bahwa kamu punya pendirian dan bertanggung jawab. Akan tetapi, terlalu berkomitmen juga bisa menguras energi fisik dan mental.
Sayangnya, orang yang FOMO cenderung terlalu berkomitmen pada berbagai aktivitas atau acara supaya tidak ketinggalan. Mereka bisa merasa bahwa terlibat dalam banyak hal adalah cara untuk mengamankan peluang dan pengalaman hidup.
Akan tetapi, kelelahan karena terlalu berkomitmen ini dapat mempengaruhi kualitas hidup secara keseluruhan dan bahkan dapat membahayakan kesehatan jangka panjang.
Jika kamu merasa sering FOMO, begini Cara Tepat dan Aman untuk Terhindar dari FOMO yang bisa kamu coba.
4. Merasa tidak puas
Meskipun terlibat dalam berbagai kegiatan, pengidap kondisi ini seringnya tidak pernah merasa puas. Mereka selalu mencari sensasi baru, pengalaman yang lebih menarik, atau momen yang lebih seru.
Alhasil, mereka tidak dapat menikmati momen saat ini karena selalu berpikir tentang apa yang mungkin terjadi di tempat lain.
FOMO dapat menciptakan siklus tanpa ujung di mana kepuasan selalu tertunda karena keinginan terus-menerus menggebu-gebu untuk mencari yang lebih baik.(Dilansir dari Halodoc.com)
