Kata Anggi, langkah preventif memang terus dilakukan kepada para penambang ilegal tersebut, bahkan pihaknya juga bekerja sama serta berkoordinasi dengan Kepolisian, guna mengamankan aset milik PT Timah Tbk.

“Pengamanan selain preventif yang dilakukan juga setiap hari dan kami juga melakukan koordinasi pihak aparat penegak hukum baik di Polres setempat dan termasuk Polairud Polda Babel,” jelasnya.

“Ke depannya kita akan secara terus menerus dilakukan pengamanan ini, guna mengamankan aset PT Timah Tbk,” imbuhnya.

Seperti dilansir, ratusan PIP beroperasi di Laut Sukadamai Toboali dan Laut Desa Rajik, Kabupaten Bangka Selatan.

Baca Juga  Bersama Mitra Usaha, PT Timah Lakukan Pengerukan Muara Air Kantung Guna Permudah Akses Nelayan