PANGKALPINANG, TIMELINES.ID — Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepulauan Bangka Belitung beri penguatan manajemen komunikasi krisis kepada para Kepala Lapas, Kepala Rutan, Kepala Bapas, Kepala Rupbasan dan jajaran se-Bangka Belitung, Rabu (17/1/2024).

Kakanwil Kemenkumham Babel, Harun Sulianto ketika membuka kegiatan mengatakan, setiap jajaran pemasyarakatan wajib untuk mengantisipasi kemungkinan yang mungkin terjadi di dalam Lapas yang akan menimbulkan suatu krisis.

“Sehingga sangat penting bagi jajaran pemasyarakatan agar tidak ada berita viral yang bersentimen negatif,” tegas Harun.

Koordinator Humas dan Protokol Ditjen Pemasyarakatan, Deddy Eduar Eka Saputra menuturkan, sangat penting bagi jajaran pemasyarakatan untuk dapat melakukan manajemen terhadap krisis yang terjadi di instansinya untuk tetap menjaga citra positif satuan kerja.

Baca Juga  Polda Babel Kerahkan 229 Personel Amankan Konsolidasi Indonesia Maju

“Krisis komunikasi terjadi saat respon terhadap krisis tidak dilakukan dengan baik, sehingga membahayakan reputasi dan citra suatu organisasi atau pribadi,” jelas Deddy.

Dia mengatakan, penanganan krisis komunikasi di Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan dapat dimulai dengan berbagai langkah, seperti menerima atau mengumpulkan informasi terkait krisis dari berbagai sumber seperti laporan media monitoring, informasi dari aparat penegak hukum (APH), serta laporan/pengaduan dari masyarakat.