PANGKALPINANG, TIMELINES.ID – Sebanyak 56 guru dan pegawai di lingkungan SMA Negeri 1 Pangkalpinang mengikuti Bimtek Optimalisasi Kinerja Tenaga Pendidik Melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM) sebagai respon positif terhadap rapor pendidik, Jumat (26/1/2024).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah (BKPSDMD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Susanti mengatakan integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) dimulai dari hal terkecil dari diri sendiri dan dari kepedulian bahwa amanah yang diberikan harus dijalankan dengan sebaik-baiknya agar dapat menghasilkan manfaat yang besar bagi lingkungan.

“Kita punya atribut sebagai ASN, yang membedakan kita dari yang lain. Ada name tag, id card dan lambang KORPRI yang harus dipakai. Memakainya semua ketika kita menjalankan tugas adalah salah satu bentuk dasar dari integritas sekaligus contoh kecil integritas,” kata Susanti saat menyapa para guru di SMA 1 Pangkalpinang.

Baca Juga  Ketua LPDKP Babel Dukung Wahyu Wagiman Terpilih sebagai Anggota LPSK RI

Susanti mengatakan ASN harus melaksanakan pekerjaan sehari-hari dengan sebaik-baiknya sebagai bagian dari integritas para ASN. ASN berintegritas itu salah satunya bisa dilihat dari apa yang dikerjakan sehari-hari dalam CKHP atau Catatan Kinerja Harian Pegawai.

“Bagaimana melaksanakan pekerjaan kita untuk mencapai target SKP (Sasaran Kinerja Pegawai), bukan copas. Kalau kita melakukan sesuatu pasti dimulai dari input, output, outcome sampai manfaat,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, supaya kinerja pemerintah dapat memberikan dampak manfaat yang luar biasa pada masyarakat, sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo, birokrasi itu harus berdampak manfaatnya langsung kepada masyarakat.

Reformasi birokrasi juga harus memanfaatkan digitalisasi untuk mengoptimalkan kinerja pemerintah dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. Dan reformasi birokrasi juga harus berjalan dengan cepat dan lincah.

Baca Juga  Babel Jadi Tuan Rumah Rakor BPSDM se-Indonesia, Digelar Bulan November